TPS3R Sidan Angkut Sampah yang Sudah di Pilah

  • 19 April 2022 00:00 WITA
Balibanknews

TPS3R Sidan Angkut Sampah yang Sudah Dipilah

Terus Edukasi Bahaya Plastik

Gianyar, Balibanknews.com - TPS3R Desa Sidan sejak beberapa hari terakhir telah mengangkut sampah masyarakat. Dengan catatan sampah yang diangkut dipilah antara plastik dan organik.
Perbekel Desa Sidan, Made Sukra Suyasa, mengaku petugas sudah mulai trial. “Mulai pungut sampah ke masyarakat. Ada yang tadinya dikelola pihak ketiga, kami ambil alih,” ujarnya, ditemui Selasa (19/4/2022). Untuk memungut sampah di masyarakat, syaratnya sampah itu harus sudah dipilah. Baik plastik dan residu. “Kami mulai mencoba. Kami siap produksi kompos,” terangnya.

Dikatakan, masyarakat yang sudah berlangganan dan sudah dilayani pungut tiap hari tampak antusias. “Yang belum kami edukasi, kasih pengertian, supaya bisa sampahnya dipilah dan kami ambil,” ujarnya.
Sukra menambahkan, keuntungan dari pengelolaan sampah di TPS3R, terutama lingkungan bersih dan masyarakat sadar dengan bahaya plastik. “Sampah ada di rumah tangga. Otomatis kami edukasi di rumah tangga, supaya dipilah. Organik diolah jadi kompos,” jelasnya.
Sistem ambil sampah, sementara kami lakukan pungutan dengan Perdes. Sebelumnya ada 100-an KK langganan. Nah, bagi yang belum, diharapkan bisa ikut membuang sampah di TPS3R. “Sudah barang tentu nilai plus dari pilah sampah, bahwa sampah perlu dipilah, plastik berupa botol, kami beli sesuai harga lewat bank sampah, lalu residu buang ke TPA dan organik untuk pupuk,” jelasnya.
Kata perbekel, sampah organik, berupa daun kering yang ada di rumah masyarakat. “Ada tanaman hias atau bunga yang kering, kulit bawang, daun yang bisa diolah jadi kompos. Itu kompos organik,” terangnya.

Untuk pupuk yang dihasilkan, diaplikasikan kepada petani yang garap pertanian organik. 
Mengenai tabungan sampah, bisa diambil 6 bulan sekali. “Masyarakat bisa menabung plastik,” jelasnya.
Pihaknya berharap, masyarakat sadar dan berhenti membuang sampah di tegalan. “Ataupun bakar sampah. Cukup pilah sampah, kami TPS3R siap ambil dengan catatan siap bayar iuran dari Rp 30 ribu untuk usaha dan rumah tangga Rp 10 ribu,” terangnya.
Lebih lanjut dikatakan, selama ini di Sidan mengolah sampah di tegalan. “Sekarang kami edukasi, bahaya sampah dibakar, terutama plastik asapnya mengandung racun dan susah hancur. Kami ajari generasi muda, agar sadar bahaya sampah,” terangnya.
Pihaknya berharap generasi muda, bisa memilah. “Makanya kami sediakan tempat sampah di rumah tangga. Ada sampah organik dan plastik, sehingga pas diambil mudah,” tutup dia. (yes)


TAGS :

Komentar