Kades Sanding Tunjukkan Kerja Nyata Ditengah Wabah Covid-19 

  • 02 Juli 2020 00:00 WITA
-

Gianyar, BaliBanknews-

Menindaklanjuti imbauan dari pemerintah dalam memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19 di Desa Sanding Kabupaten Gianyar, I Dewa Made Mahendra Pada BaliBanknews mengungkapkan bahwa  selaku Kepala Desa Sanding dengan sigap membentuk Satgas Gotong Royong yang berjumlah 78 orang. Diantaranya terdiri dari Hansip dan Pecalang setempat, mengingat di Desa Sanding terdiri dari 7 banjar atau dusun. Satgas yang berjumlah 78 orang dibagi menjadi dua kelompok yaitu satu kelompok untuk di desa dinas, dan satu kelompok untuk di desa adat.


Setelah terbentuknya Satgas Covid-19 tersebut, I Dewa Made Mahendra langsung membuat program penyemprotan disinfektan ke seluruh wilayah Desa Sanding, termasuk mengedukasi masyarakat serta memberikan masker gratis ke warganya.


Di samping itu, Satgas Covid-19 yang dibentuknya juga mengadakan patroli untuk memantau warganya dan penduduk pendatang yang ada di wilayah tersebut, serta memasang poster-poster di setiap banjar di Desa Sanding.


Ia pun mengaku tidak ada kendala yang dihadapi dalam penanganan pandemi Covid-19 di wilayahnya. Termasuk pekerja migran Indonesia (PMI) yang baru datang sudah tertangani dengan baik. Hal ini diakuinya berkat kesadaran masyarakat yang begitu tinggi.


Selaku Kades di Desa Sanding pihaknya telah menyalurkan bantuan, baik berupa sembako maupun bantuan langsung tunai (BLT) yang berasal dari BKH, Bansos daerah, BST dan BLT DD.


Dia menyebutkan, terkait BLT DD, Desa Sanding mendapatkan sebanyak 136 kepala keluarga (KK) atau 30% dari kuota yang diperoleh. Namun, karena tidak boleh mendapatkan bantuan ganda, maka dilakukan lagi seleksi. Sehingga yang berhak mendapatkan bantuan tersebut sebanyak 76 KK. Kriteria masyarakat yang tidak boleh mendapatkan bantuan adalah PNS dan pengusaha yang hidupnya sudah mapan.


"Akan tetapi di BST ada lagi kuota sebanyak 160 KK, namun setelah diadakan seleksi agar tidak mendapatkan bantuan ganda, selain PNS dan pengusaha. Ada lagi 56 KK yang berhak mendapatkan bentuan tersebut," beber Mahendra, Kamis (2/7/2020).


Menurutnya, dari semua usulan bantuan yang diajukan ke Dinas Sosial Kabupaten Gianyar, sudah terealisasi di tahap pertama sebanyak 104 KK dan di tahap kedua sebanyak 40 KK.


Sedangkan sisanya 16 KK masih menunggu konfirmasi dari Dinas Sosial Kabupaten Gianyar. Made Mahendra mengatakan, jika tidak ada kejelasan nanti dari Dinas Sosial Kabupaten Gianyar, akan menggunakan dana bencana di desa untuk menanggulangi warganya yang belum tersentuh bantuan. "Hal itu akan diadakan rapat dengan BPD. Kendala yang dihadapi kurang validnya data karena data yang diusulkan berjumlah 56 KK, yang terealisasi baru 40 KK, jadi yang 16 KK sisanya masih menunggu," terangnya.


Mahendra berharap kepada pemerintah daerah agar segera bisa merealisasikan usulan yang sudah diajukan melalui Dinas Sosial. Sehingga di desanya tidak ada warga yang tak mendapatkan bantuan selain PNS dan pengusaha. 


Ia pun mengimbau warganya agar tetap mentaati imbauan pemerintah dan protokol kesehatan. Sehingga Desa Sanding benar-benar bisa terbebas dari pendemi Covid-19. (Yes)


TAGS :

Komentar